Inspeksi Alat Berat Bekas — Apa yang Harus Diperiksa?

Saran terbaik yang dapat kita berikan adalah selalu memilih alat berat yang terawat dengan baik. Berikut adalah 10 faktor yang perlu dipertimbangkan untuk melihat perbedaan antara mesin yang terabaikan dan dirawat dengan baik.

 

  1. Usia Alat Berat
    Mengetahui usia alat berat bekas dapat membantu Anda memperkirakan berapa lama ia akan bertahan. Melalui usia, Anda juga dapat memperkirakan berapa nilai yang pantas untuk alat berat tersebut. Apakah berusia lebih dari satu dekade atau masih dalam tiga tahun pertama dari masa pakai? Usia ini juga menunjukkan berapa banyak pemeliharaan yang perlu Anda lakukan dan bahkan membantu menyoroti bagian-bagian yang mungkin akan rusak dalam beberapa tahun ke depan. Dari sini, Anda dapat memperhitungkan biaya penggantian dan perbaikan ketika melihat harga yang diminta dari alat berat bekas.
  2. Sejarah Mesin
    Sejarah alat berat akan memberi Anda jawaban tentang inspeksi apa saja yang Anda perlu lakukan. Misalnya, apakah alat digunakan secara bertanggung jawab? Apakah jam penggunaan tercatat dengan tepat? Jika pemilik sebelumnya secara bertanggung jawab menggunakannya, mesin akan berada dalam kondisi yang lebih baik dan akan bertahan lebih lama. Tetapi alat berat yang digunakan secara sembarangan akan lebih cepat usang dan mungkin menyebabkan lebih banyak masalah kedepannya. Periksa bodi untuk kerusakan seperti penyok dan faktor lain yang menunjukkan betapa kerasnya mesin digunakan.
  3. Dokumentasi yang Tepat
    Mengevaluasi kondisi fisik mesin memanglah penting, namun memastikan bahwa dokumentasi telah dilakukan dengan tepat juga mempunyai peran utama. Apakah ada hak gadai terhadap alat berat? Bisakah dealer memverifikasi keandalan alat? Selalu minta catatan pemeliharaan dari alat berat bekas dan daftar servis berat apa saja yang pernah dilakukan secara lengkap. Dari dokumen tersebut, Anda akan memperoleh info seperti interval penggantian fluid, frekuensi rata-rata pemeliharaan, dan terjadinya masalah yang parah pada alat berat.Periksa juga bahwa komponen suspensi, hidrolik, mesin, dan transmisi diservis secara berkala dan periksa juga catatan pengambilan sampel oli. Dokumentasi akan memberikan gambaran yang jelas antara kelalaian dan pemeliharaan yang tepat, yang dapat membantumu untuk memutuskan untuk membeli alat berat atau tidak.
  4. Pemeriksaan Fluid
    Saat Anda berjalan di sekitar alat berat, pastikan untuk memeriksa komponen cairan bagian dalam. Mengevaluasi cairan mesin seperti transmisi, oli mesin, cairan pendingin, dan hidrolik akan memberikan Anda informasi tentang bagaimana mesin dirawat dan kondisi sebenarnya saat ini.Cairan kotor di dalam gasket dapat menunjukkan pemeliharaan yang buruk dan di bawah standar. Waspadai kondisi yang lebih memprihatinkan, seperti air dalam oli mesin, yang dapat berhubungan dengan masalah yang lebih kritis yang perlu segera ditangani. Hal lainnya yang perlu diwaspadai termasuk oli yang keruh, sistem coolant yang bergelembung, dan oli di dalam coolant atau sebaliknya.Masing-masing masalah ini dapat berhubungan dengan kerusakan mesin yang lebih ekstrem, seperti kepala gasket yang terbuka, mengakibatkan perbaikan yang mahal. Dalam proses tawar menawar harga, pertimbangkan juga faktor-faktor tersebut agar mendapatkan harga beli yang tepat.
  5. Jam Operasional
    Jam operasional dari alat berat bekas bukanlah faktor utama yang perlu ditimbangkan, tetapi ini akan memberikan informasi sejauh apa mesin digunakan – apakah mesin berada pada masa pakai terakhirnya atau apakah mesin dapat berjalan pada tahun-tahun yang akan datang. Lakukan analisa cost / benefit dari segi jam operasionalnya. Anda dapat melihat apakah harga beli yang lebih rendah sepadan dengan pemeliharaan ekstra dan kemungkinan rusaknya komponen alat berat yang lebih sering. Anda juga dapat memeriksa jarak tempuh pada odometer untuk memahami seberapa jauh alat telah dijalankan.Jam operasional yang tinggi dapat berdampak pada nilai dari mesin diesel akibat penurunan kinerjanya, yang juga berarti akan dibutuhkan perawatan ekstra dan mengakibatkan berkurangnya umur alat berat bekas. Di sisi lain, dengan jumlah jam operasional mesin yang besar, selama mantan pemiliknya memelihara dan merawat peralatan dengan benar, mesin masih dapat memberikan kinerja tinggi.
  6. Tanda Peringatan Keausan
    Waspadai tanda-tanda peringatan seperti:

    • Coolant dalam oli dan oli dalam coolant
    • Mesin sulit distarter
    • Busa di reservoir cairan
    • Suhu tinggi dalam sistem
    • Pin yang longgar pada undercarriage
    • Kebocoran oli pada atau di bawah peralatan
    • Mesin berasap
    • Kerusakan struktural
    • Las pada lengan-lengan attachment

    Tentu saja, alat berat bekas tidak akan bisa sesempurna mesin baru keluaran pabrik, tetapi ada beberapa tanda keausan besar yang dapat menunjukkan masalah serius- terutama hairline cracks di sepanjang baja, karat, penyok, dan bekas perbaikan las. Keausan dapat menyebabkan kerusakan di masa depan, yang akhirnya menyebabkan downtime. Selalu periksa bagian depan, belakang, samping, undercarriage, dan ban calon alat berat Anda.

    Saat memeriksa mesin dan transmisi, apakah ada asap yang muncul? Periksa sasis untuk melihat apakah terdapat keausan pada mounts, bearings atau spring coils. Apakah mesin dapat hidup dan mati sebagaimana mestinya? Lihatlah hidrolik dan work tool attachments untuk bekas las dan tanda-tanda kerusakan dramatis. Apakah trek atau ban sudah usang?
     

  7. Akurasi Mesin
    Perhatikan keakuratan dan presisi dari teknologi, attachments, dan pengoperasian umum dari peralatan industri. Diacuhkannya aspek ini dapat menyebabkan kesalahan yang berdampak pada proyek dan bisnis Anda. Mengoperasikan mesin yang tidak akurat dapat membahayakan keselamatan pekerja dan menyebabkan kemunduran progress pada proyek.
  8.  Knalpot Mesin
    Saat Anda menyalakan mesin selama test drive, perhatikan berbagai suara dan getaran — merasakan, mendengar, dan melihat bagaimana mesin berfungsi dapat memberi tahu Anda berbagai kondisi. Khususnya, knalpot dapat menunjukkan kesehatan komponen internal dari alat berat. Periksa gejala seperti asap hitam, putih, atau biru:

    • Asap Hitam: Asap hitam menunjukkan ada campuran udara dan bahan bakar yang tidak sempurna di dalam mesin yang dipicu oleh penyaringan yang tidak memadai.
    • Asap Putih: Asap putih adalah hasil dari campuran cairan seperti coolant dan air yang menyebar dalam oli akibat kepala gasket yang terbuka.
    • Asap Biru: Asap biru menunjukkan ring yang rusak atau valve seal kendor yang memungkinkan terlalu banyak oli masuk dan menyebabkan mesin overheat.

     

  9. Pemeriksaan Kabin
    Wilayah pengemudi juga dapat menunjukkan bagaimana peralatan itu dirawat. Lihat apakah sticks, pedal, roda gigi, dasbor, dan kemudinya berfungsi. Memiliki kain pelapis yang utuh bisa menjadi tanda pemeliharaan yang tepat. Apakah kabinnya nyaman? Apakah kontrolnya mudah dioperasikan? Dapatkah Anda merasakan getaran yang berlebihan?
  10. Kendarai Sebelum Membeli
    Terkadang, cara terbaik untuk melihat tingkat pemeliharaan alat berat bekas adalah dengan mengemudikan alat berat seperti yang Anda lakukan dengan mobil. Survei kemampuannya dengan melakukan uji beban dengan tumpukan batu atau tanah. Rasakan, cari dan dengarkan suara dan getaran yang tidak biasa. Apakah ada kilau di kaca yang dapat mempengaruhi visibilitas? Apakah ada kebocoran cairan atau minyak yang terlihat? Pastikan untuk menguji kecepatan dan pergerakan alat berat dengan attachment yang sesuai.

Tulisan diadaptasi dari: Thompson Tractor

 

 

Comments

mood_bad
  • No comments yet.
  • Add a comment